Saya ingin menggambar sebuah bentuk akhirat diamana di dalamnya dipenuhi keindahan berbagai macam mahluk yang tersiksa, terbakar, dan terbuai oleh bidadari-bidadari kayangan. Di neraka, seluruh lapisan tanahnya dihiasi oleh rerumputan api dan pohon-pohon ular yang meliuk-liuk indah yang selalu meneteskan berbagai macam sari racun yang menyegarkan penghuni neraka untuk diminum. Sungai larva yang mengalir deras dengan tingkat suhu trilyunan derajat celcius yang pastinya akan melepas seluruh urat syaraf para penghuni neraka dari keletihan akibat siksaan bertubi-tubi dari malaikat setiap harinya.
Untuk menggambark surga, saya tidak ingin menggambar keadan dan lingkungan di sana. Saya hanya ingin menampilakn seorang anak muda yang tersenyum tulus sambil menatap kearah kita dengan tatapan penuh sinar yang memancarkan kesejukan, kedamaian dan keindahan yang menurut saya sudah mewakili surga itu sendiri.
Gambar saya pun selesai.











